Loading... Mohon tunggu...

Belanja murah, Mudah, Aman dan Nyaman

Info dari kami


ALAMAT KAMI



JOIN BERSAMA KAMI DI SOSMED

 

Petir

Petir , Definisi , Proses Terjadi Dan Bagaimana Cara Mengatasi Sambaran Petir

Banyak yang bertanya mengenai apa itu petir atau apa definisi dari petir ? kenapa petir dapat terjadi ? dan bagaimana cara mengatasi bahaya sambaran petir ? agar dapat mengetahui tentang petir , kenapa dapat terjadi dan bagaimana cara mengatasinya mari kita kenali petir lebih dalam.

petir-menyambar.gif

Definisi Petir 

Petir atau yang biasa kita dengar dengan sebutan halilintar atau kilat atau geluduk adalah sebuah fenomena alam yang kerap muncul ketika musim hujan datang, petir muncul dengan ciri yang selalu khas yaitu muncul kilatan cahaya putih yang dapat membuat silau setiap mata yang melihatnya lalu selang berapa detik kemudian akan muncul suara yang sangat menggelegar, suara menggelegar itulah yang disebut guruh. Petir dan guruh kerap datang beriringan walau terkadang ada jeda sesaat antara kilatan cahaya putih dan suara gemuruh yang sangat menggelegar.

Petir merupakan sebuah tanda terjadinya rambatan energi listrik yang sangat besar dan dapat di-analogikan seperti sebuah kondensator raksasa, dalam analogi ini lempeng pertama adalah awan dapat dikatakan sebagai lempeng positif maupun lempeng negatif dan lempeng kedua adalah bumi lempeng yang bersifat netral. Sudah bersama kita ketahui bahwa kapasitor adalah komponen pasif pada rangkaian listrik yang dapat menyimpan energi sesaat atau lebih dikenal dengan energy storage.

Petir dapat terjadi antara awan ke bumi dan dapat juga terjadi antara awan ke awan atau biasa disebut dengan intercloud, hal tersebut dapat saja terjadi apabila salah satu awan bermuatan listrik positif dan awan lainnya bermuatan listrik negatif seperti magnet akan terjadi saling tarik menarik muatan positif dan negatif.

petir-dari-awan-ke-awan-2.jpg

Proses Petir Terjadi 

Gejala alam terjadi pasti karena ada sesuatu hal yang dapat menyebabkannya terjadi, sebagai contoh mengapa dapat terjadi hujan ? hujan terjadi karena adanya proses penguapan di permukaan bumi yang naik ke atmosfir lalu terciptalah awan yang berkumpul, setelah terjadi kelebihan muatan air di awan secara alamiah muatan air tersebut akan kembali ditumpahkan ke bumi dan terjadilah hujan.

Begitupun petir terjadi karena adanya sesuatu hal yang menyebabkannya terjadi melalui beberapa tahapan proses yang cukup kompleks, adanya perbedaan yang sangat potensial antara awan dan bumi maupun antara awan dan awan lainnya, tahapan proses terjadinya petir adalah sebagai berikut :

  1. Tercipta serta berkumpulnya muatan ion negatif dan ion positif pada awan, hal ini dikarenakan awan bergerak secara terus menerus dan teratur sehingga akan terjadi interaksi serta gesekan antara awan dan mengakibatkan ion negatif dan ion positif saling berkumpul membentuk sebuah kelompok ion negatif dan kelompok ion positif.
  2. Pembuangan ion negatif pada awan, hal ini terjadi ketika perbedaan potensial ion ion di awan dan ion positif yang secara alamiah di hasilkan oleh bumi, serta secara alamiah pula awan cenderung menghasilkan jumlah muatan ion negatif yang jauh lebih besar dibandingkan ion positif. Akan terjadi tarik menarik seperti magnet antara ion negatif dan ion positif yang ada di bumi maupun di sesama awan, ion negatif akan cenderung menghampiri ion positif disinilah terjadi proses mengalirnya muatan ion negatif dalam jumlah besar serta sangat cepat secepat kecepatan cahaya ditandai dengan terjadinya kilatan cahaya putih bermuatan ion negatif dari awan yang sangat besar seperti menyambar. Inilah yang dinamakan petir terjadi, muatan ion negatif yang sangat besar dan secara cepat bertemu dengan ion negatif seketika menghasilkan arus listrik yang sangat besar di sepanjang aliran ion tersebut.
  3. Pada saat bersamaan terjadinya pembuangan ion negatif dalam jumlah sangat besar serta sangat cepat hingga menciptakan muatan arus listrik yang sangat besar ini yang dinamakan oleh para ilmuwan sebagai elektron lalu menembus ambang batas isolasi udara maka terjadilah suara gemuruh menggelegar yang dapat membuat takut siapapun yang mendengarnya, inilah yang dinamakan guruh.

terjadinya-petir.jpg

Begitulah proses terjadinya petir yang lebih sering kita jumpai ketika musim penghujan karena pada musim hujan udara dan awan mengandung kadar air serta muatan ion negatif yang jauh lebih tinggi sehingga daya isolasi alamiah yang ada di udara akan menurun fungsinya dan menjadikan arus listrik jadi lebih mudah mengalir.

petir-2.jpg

Efek yang dihasilkan oleh Petir

Petir merupakan salah satu fenomena alam yang menjadi momok sangat menakutkan bagi manusia karena dampak yang diakibatkan oleh petir bukan hanya dapat merusak apapun yang disambarnya tapi juga dapat seketika menghilangkan nyawa seseorang walau hanya terkena sedikit cipratan lidah api dari sambaran petir. Efek yang diakibatkan oleh petir dapat dibagi ke beberapa kelompok, diantaranya sebagai berikut :

  1. Efek Sambaran Tegangan Listrik Langsung, ketika arus petir menyambar bumi akan menimbulkan tegangan jatuh resistif yang sangat tinggi, arus petir sesuai penjelasan diatas (mengenai proses petir terjadi pada point 2) menciptakan muatan arus listrik yang maha dahsyat hingga dapat mencapai 1000 Kva dan inilah yang dinamakan sambaran langsung arus petir, amat sangat berbahaya bagi makhluk yang ada dibumi apabila arus petir ini tidak ada sistem penyaluran energi petir yang baik dan benar. Dapat menyebabkan kematian bagi makhluk hidup yang langsung tersambar serta kerusakan hebat apabila sambaran langsung energi petir menyambar benda - benda yang ada di bumi. 
  2. Efek Induksi Tegangan Listrik atau Sambaran Tidak Langsung, hal ini terjadi ketika manusia sudah berusaha melindungi apapun yang ada disekitarnya dengan coba memasang sistem proteksi petir atau yang lebih sering kita dengar dengan istilah penangkal petir atau anti petir yang sebenarnya istilah lebih tepat adalah penyalur petir karena berfungsi menyalurkan arus energi petir. Ketika energi petir menyambar langsung sistem proteksi petir yang sudah terpasang dengan kekuatannya yang sangat besar akan terjadi jilatan - jilatan lidah api kecil yang menyertai energi utama sambaran petir, hal inilah yang dinamakan radiasi kosmik. Radiasi kosmik dapat menimbulkan resiko tegangan tembus atau induksi dari sistem proteksi petir yang terkena sambaran langsung energi petir. kekuatan induksi ini tidak besar namun secara perlahan tapi pasti dapat menimbulkan arus liar pada sistem instalasi listrik, kerangka struktur bangunan maupun perangkat perangkat lainnya yang berada didalam bangunan. Oleh karena itu diperlukan dua sistem proteksi dari bahaya sambaran petir yaitu Proteksi Eksternal dan Proteksi Internal, Proteksi Eksternal adalah sistem perlindungan bagian luar berfungsi untuk mengantisipasi bahaya sambaran energi petir utama secara langsung dengan cara memasang sistem penangkal petir atau penyalur petir agar dapat menyalurkan arus energi petir ke bumi tanpa harus menyambar sesuatu yang dapat membahayakan atau dapat merusak, Proteksi Internal adalah sistem perlindungan bagian dalam berfungsi untuk  mengantisipasi bahaya sambaran petir secara tidak langsung atau radiasi kosmik atau induksi tegangan tembus dengan cara memasang surge arrester ataupun grounding internal agar dapat membuang energi arus liar yang dihasilkan oleh radiasi kosmik.
  3. Efek Thermal atau Arus Balik, efek thermal berupa pelepasan muatan petir tidak terbatas yang disebabkan oleh kenaikan temperatur konduktor yang dilalui arus petir yang sangat besar, dengan waktu sangat singkat serta pengaruh sistem proteksi petir yang sudah terpasang pun dapat terabaikan. Inilah yang dinamakan Arus Balik, Arus Balik dapat terjadi apabila ukuran konduktor tidak sesuai dengan standard yang sudah ditentukan, energi petir diibaratkan seperti air dan konduktor seperti selang airnya ketika selang airnya dipaksakan dan lebih kecil tidak sesuai dengan ukuran yang diharuskan maka apa yang terjadi ? pasti dapat anda bayangkan. Begitupun dengan petir akan sama kejadiannya karena energi utama petir tidak dapat disalurkan dengan baik sehingga mengakibatkan energi utama petir berbalik arah mencari pembuangan yang lainnya, dan arus balik yang ditimbulkan oleh kejadian tersebut akan berkekuatan 10 (Sepuluh) Kali lebih besar dari energi utama sambaran petir. Oleh karena itu pasanglah penangkal petir atau penyalur petir dengan baik dan benar sesuai dengan standard yang telah ditentukan dan ditetapkan.

Seperti itulah efek yang yang dihasilkan oleh sambaran petir dan sangat dapat dipastikan memberikan dampak yang sangat merugikan bagi makhluk hidup atau benda apapun disekitarnya yang terkena sambaran petir 

dampak-sambaran-petir-new.jpg

Dampak yang diakibatkan oleh petir

Dampak-dampak yang dapat dirasakan oleh manusia akibat sambaran petir diantaranya sebagai berikut :

  • Timbulnya korban jiwa atau dapat menghilangkan nyawa manusia yang terkena sambaran petir secara langsung maupun tidak langsung
  • Menimbulkan kerusakan besar yang dapat dirasakan secara langsung seperti kebakaran, konsleting listrik, rusak atau hancurnya bagian bangunan yang terkena sambaran petir secara langsung dan rusaknya perangkat - perangkat yang berada disekitar bangunan.
  • Traumatik yang sangat besar secara psikologis bagi korban sambaran petir maupun orang-orang yang ada disekitar korban

Begitu besar dan amat sangat menakutkan dampak yang dihasilkan oleh petir karena ini adalah sebuah proses gejala alam menjaga keseimbangan kita sebagai manusia hanya dapat berusaha mengatasi atau menghindari sambaran petir yang dapat menimpa siapa saja. Setelah berusaha bagaimana cara mengatasi atau mengantisipasi sambaran petir  barulah kita berdoa kepada Tuhan Sang Maha Pencipta agar dapat terhindar dari musibah bahaya sambaran petir.

petir-3.jpg

(gambar hanya ilustrasi)

Cara mengatasi atau mengantisipasi sambaran petir 

Disamping kita diwajibkan berdoa kepada Tuhan Sang Maha Pencipta semesta alam agar dapat terhindar dari musibah bahaya sambaran petir, kita pun diharuskan berusaha mengatasi atau mengantisipasi  bahaya sambaran petir. Apa saja yang harus dilakukan sebagai berikut :

Pasang Sistem Proteksi Petir atau Penangkal Petir atau Anti Petir atau Penyalur Petir sesuai dengan standard yang ditetapkan pada bangunan atau area kosong yang cukup luas

Ketika langit mulai gelap lalu mulai terlihat kilatan - kilatan cahaya dari langit dan sesaat kemudian mulai terdengar suara gemuruh menggelegar segeralah cari tempat perlindungan agar tidak menjadi korban sambaran petir. Tempat perlindungan yang sangat dianjurkan adalah sebuah bangunan yang sudah lengkap terpasang Sistem Proteksi Petir atau yang lebih sering kita dengar dengan sebutan penangkal petir atau anti petir atau penyalur petir.

Bangunan yang dianjurkan menjadi tempat perlindungan haruslah memenuhi segala ketentuan standard sistem proteksi petir yang telah ditetapkan oleh standard nasional  (instansi pemerintah yang terkait) maupun standard Internasional Electrotechnical Commision (IEC) yang telah ditetapkan dalam standard NFC 17 102.

Kriteria bangunan yang sudah sesuai standard nasional dan internasional pastilah sudah memiliki :

  1. Proteksi Eksternal pada bangunan, proteksi eksternal pada bangunan adalah sebuah sistem proteksi petir untuk melindungi bangunan bagian luar berupa sebuah sistem penangkal petir atau penyalur petir yang terpasang di titik tertinggi pada bangunan yang sudah mempertimbangkan aspek resiko dari bangunan. proteksi eksternal ini berfungsi sebagai penangkap atau penerima langsung sambaran petir yang kemudian energi utama petir tersebut akan disalurkan menuju grounding system yang sudah sesuai dengan standard yang telah ditetapkan. 
  2. Proteksi Internal pada bangunan, proteksi internal pada bangunan adalah sebuah sistem proteksi petir untuk melindungi bangunan bagian dalam berupa sebuah sistem surge arrester atau pembuatan sistem grounding pada perangkat bagian dalam dari bangunan seperti sistem instalasi listrik, pabx maupun panel lainnya yang terdapat dalam bangunan. Proteksi internal ini berfungsi sebagai pembuang atau penyalur energi arus liar yang dihasilkan oleh radiasi kosmik ketika petir menyambar dan kemudian arus liar yang berada pada bagian perangkat bangunan tersebut akan dibuang atau disalurkan menuju grounding system yang sudah sesuai dengan standard yang telah ditetapkan.

Baik Proteksi Eksternal maupun Proteksi Internal sangat diwajibkan untuk mengikuti standard yang sudah ditentukan serta ditetapkan untuk menghindari Efek Thermal atau Arus Balik yang kekuatannya bisa mencapai 10x lebih besar dari sambaran langsung energi utama petir ( Baca : Sistem Proteksi Petir ).

Jangan pernah melakukan hal ini ketika terjadi petir :

  • Mencoba memasang Sistem Penangkal Petir, memasang penangkal petir pada saat bersamaan petir datang sama dengan anda coba menghilangkan nyawa anda. Sistem Penangkal Petir banyak mengandung unsur logam dan runcing yang amat sangat disukai petir. Pasang lah Sistem Proteksi Petir ketika petir sudah mulai hilang dan alam kembali bersahabat.
  • Berada persis di bawah sistem penangkal petir yang sudah terpasang, ingatlah ada radiasi kosmik yang dihasilkan ketika petir menyambar. Perangkat dalam bangunan saja bisa rusak apalagi apalagi manusia yang banyak mengandung unsur neuron dalam tubuh
  • Menggunakan secara optimal segala peralatan listrik maupun elektronik ketika bangunan belum di pasang sistem proteksi petir, alangkah baiknya meminimalisir penggunaan barang-barang listrik dan elektronik ketika bangunan belum dilindungi oleh sistem proteksi petir
  • Menggunakan Telepon Rumah ketika petir menyambar, jikalau ingin menggunakan telepon ketika petir menyambar lindungilah bangunan anda dengan sistem proteksi petir baik eksternal maupun internal
  • Berdiri dibawah pohon, pohon merupakan makhluk hidup yang berhubungan langsung ke tanah dengan segala unsurnya, ketika ion negatif mulai berkumpul di awan maka ion positif dari dalam tanah segera mencari obyek untuk merambat dan pohon adalah salah satu obyek perambatan yang baik bagi ion positif dari dalam tanah tersebut.
  • Berdiri bergerombol, manusia adalah obyek alamiah mengeluarkan ion positif dari dalam tubuh karena pergerakan neuron dalam tubuh yang terus bergerak apalagi ketika cuaca dingin, pergerakan neuron dalam tubuh akan dengan cepat mengeluarkan ion positif untuk menjaga metabolisme dari tubuh. Ketika petir datang dan kita berdiri bergerombol di lapangan atau area yang cukup luas tanpa ada sistem proteksi petir disitu, maka dapat dipastikan manusia yang berdiri bergerombol tersebut akan menjadi sasaran empuk bagi petir karena banyaknya ion positif yang dikeluarkan dari tubuh.
  • Berdiri dibawah badan pesawat ketika berada dibandara, ekor dari pesawat yang berbentuk runcing adalah kesukaan dari petir.

Lakukan hal ini ketika anda sedang berada di area terbuka yang cukup luas lalu terjadi petir :

  • Jongkok dengan merapatkan kedua kaki, jangan coba-coba berdiri apalagi bergerombol ketika petir datang menyambar, jongkoklah dengan merapatkan kedua kaki. Ketika anda jongkok dengan merapatkan kedua kaki neuron dalam tubuh akan berhenti bergerak sehingga ion positif dari dalam tubuh pun tertahan untuk keluar seketika petir seperti tidak dapat melihat anda.
  • Berdiri dengan satu kaki, ketika petir menyambar lalu kita coba untuk jongkok dengan merapatkan kedua kaki diatas 5 menit kaki kita akan kesemutan kalau tidak terbiasa hal ini dikarenakan ion positif memaksa untuk keluar dari dalam tubuh maka ketika anda mencoba untuk berdiri, berdirilah dengan satu kaki, karena ketika kita berdiri dengan satu kaki ion positif akan tetap tertahan tetapi ion negatif dalam diri kita akan berusaha keluar sebanyak-banyaknya. Seperti magnet petir yang lebih banyak mengandung ion negatif akan menjauhi anda seperti magnet negatif bertemu negatif.

Langkah terbaik adalah memasang Sistem Proteksi Petir baik eksternal maupun internal, tapi harus di ingat pasanglah sistem proteksi petir sesuai dengan standard K3 yang telah ditentukan dan ditetapkan oleh IEC dalam NFC 17 102 (baca : Tata Cara Pasang Penangkal Petir). Semoga Artikel ini dapat bermanfaat.